Cara Pintar Beri Batasan Anak Menikmati Game Agar Tidak Terjebak Judi Online

batasan anak

Penutupan situs judi slot online disambut gembira oleh sebagian masyarakat. Tidak terkecuali para orang tua yang masih memiliki anak di bawah umur. Di zaman modern seperti sekarang sebagai orang tua wajib meningkatkan pengawasannya terkait kegiatan yang dilakukan anak, termasuk game yang ia mainkan.

Pengawasan perlu ditingkatkan mengingat semakin maraknya game yang berbau perjudian tersebar luas di internet. Mulai dari uang palsu hingga menggunakan uang asli. Ada beberapa jenis game yang berkedok perjudian namun pengemasannya sangat rapi sehingga tidak tampak dari luar. Disini peran orang tua sangat diperlukan sebagai filter.

Anak-anak rentan terjerumus judi karena rasa ingin tahunya yang besar, polos, serta pengetahuan yang masih minim. Kesempatan inilah yang dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk menghancurkan moralitas serta mental anak-anak. Banyak sekali penutupan situs judi slot terbaik yang dilakukan pemerintah, namun semakin banyak pula situs baru yang bermunculan.

Tips Bentengi Anak dari Bahaya Judi Online

 

Sebagai orang tua tentu menginginkan yang terbaik untuk anaknya dan tidak ingin anaknya sampai salah jalan. Oleh sebab itu ada beberapa hal yang bisa diterapkan untuk mengontrol dan mengawasi kegiatan anak.

1. Tidak mengenalkan ponsel pada anak di bawah usia 12 tahun. Ponsel bukanlah mainan untuk anak-anak, ironisnya saat ini banyak orang tua yang mengenalkan ponsel pada anaknya bahkan sejak masih balita dengan alasan asal anak tidak rewel.

2. Jangan memberikan ponsel pada anak usia sekolah SD. Tugas utama anak adalah belajar, anak SD tidak memerlukan ponsel karena tugas dan pengumuman di beritahukan secara langsung.

3. ​​​​​​Mengecek aplikasi ponsel anak secara berkala serta history browser Internetnya.

4. Memberi bekal pengetahuan anak untuk menggunakan internet secara bijak sejak dini.

5. Mengawasi tingkah laku anak, pastikan setelah diberikan ponsel anak tidak menunjukkan gejala yang aneh, seperti perubahan emosi dan mentalnya.

6. Memberi hukuman ringan hingga berat pada anak yang mulai menyimpang. Hukuman bisa berupa teguran hingga menyita ponsel baik secara sementara maupun permanen. Hukuman bisa membuat anak jera dan takut untuk mengulangi kesalahannya. Namun dalam memberikan hukuman jangan sampai membentak anak, karena 1 bentakan bisa mematikan jutaan sel otak yang bisa memengaruhi kecerdasan dan perkembangan mentalnya.

Memahami kebutuhan anak merupakan tugas orang tua. Terkadang anak sungkan dalam mengungkapkan isi hatinya karena takut akan penolakan atau dimarahi. Tugas orang tua disini adalah menciptakan suasana friendly dan memberikan perhatian penuh kepada anak.

Jadilah sahabat bagi anak yang setia mendengar ceritanya, dengan begitu anak tidak akan mencari perhatian dari tempat lain sehingga perilaku menyimpang dapat diminimalisir dan anak tidak akan terjerat tipu daya judi online. Sekian informasi yang dapat saya sampaikan semoga bermanfaat dan menginspirasi. Terimakasih.